
KORANRB.ID – Masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong dan sekitar, diharap tidak ragu melanjutkan jenjang sekolah tinggi anaknya di Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL). Setiap wisuda kelulusan, dipastikan 20 persen alumni AKREL langsung diterima kerja.
“Bahkan sebelum lulus, sudah ada yang mendapatkan pekerjaan,” kata Wakil Direktur AKREL Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Nur’aini, S.Pt, M.Pt dalam sidang terbuka senat wisuda lulusan ahli muda AKREL angkatan XII, Rabu 29 Oktober 2025.
Tidak hanya menjadi pekerja di perusahaan, 11 alumni AKREL terdata berhasil berwiraswasta sehingga menyerap tenaga kerja bagi orang lain. Tentunya sangat membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
“Inilah yang membuat kami optimis serta merasa bangga, bahwa AKREL tidak kalah dengan perguruan tinggi karena kami sangat berkomitmen dalam menjaga kualitas pendidikan,” terang Nur’aini.
Sementara Direktur AKREL, Kiky Nurfitri Sari, SP, MSi meminta 39 wisudawan lulusan AKREL angkatan XII mampu mengikuti jejak para senior. Tidak hanya masalah kerja, namun juga dituntut selalu menjaga nama baik almamater.
Wisuda yang dilewati para lulusan AKREL, harus dimaknai bukan akhir dari perjalanan. Melainkan gerbang menuju kehidupan yang sesungguhnya.
“Ijazah yang diterima bukan sekadar kertas, namun simbol dari integritas, kompetensi dan tanggung jawab moral,” tutur Kiky saat menyampaikan sambutan.
Diketahui, 39 wisudawan itu berasal dari 3 Program Studi (Prodi). Meliputi 17 wisudawan Prodi D2 Budidaya Tanaman Holtikultura (BTH), 13 wisudawan Prodi D2 Teknologi Produksi Ternak Unggas (TPTU) dan 9 wisudawan Prodi D2 Budidaya Perikanan Air Tawar (BPAT).
Tiga wisudawan tampil sebagai yang terbaik. Yaitu Inge Vepriani dari Prodi D2 TPTU dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97 kategori terbaik I dengan pujian.
Selanjutnya, Melia Tani Sahara dari Prodi D2 BPAT dengan IPK 3,96 kategori terbaik II dengan pujian. Terakhir, Dia Kurnia dari Prodi D2 Budidaya TPTU dengan IPK 3,96 kategori terbaik III dengan pujian.
