
Realnewsbengkulu.com || Rejang Lebong — Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) menerima kunjungan penting dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, di Kampus AKREL, Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang.Selasa (02/12/25) siang.
Dalam kunjungan tersebut, disambut langsung oleh Direktur AKREL, Kiky Nurfitri Sari, SP, M.Si, bersama para wakil direktur serta pejabat struktural AKREL, dilanjutkan dengan mendengarkan arahan dan diskusi mengenai arah pengembangan AKREL yang disampaikan langsung oleh Wamendiktisaintek Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Direktur AKREL Kiky Nurfitri Sari, SP, M.Si mengatakan, dalam pertemuan tersebut, Prof. Fauzan memberikan motivasi dan arahan strategis agar AKREL terus berbenah dan bergerak lebih progresif. Meskipun AKREL saat ini masih berstatus sebagai akademi komunitas dan belum berubah menjadi politeknik.

“Pak Wamen meminta kami semua optimis dan berjuang dengan kemajuan AKREL ke depannya, dimana beliau menegaskan bahwa AKREL memiliki potensi besar yang tidak boleh di pandang sebelah mata,” jelas Direktur AKREL, Kiky Nurfitri Sari, usai pertemuan.
Ia menambahkan, selain memberikan semangat motivasi, Wamendiktisaintek juga memberikan arahan penting, dimana meminta jajaran AKREL untuk mengubah paradigma pengelolaan kampus, mengidentifikasi potensi internal, menyiapkan langkah nyata pengembangan akademik dan kemitraan, serta menumbuhkan kepercayaan diri sehingga tidak merasa AKREL belum menjadi Kampus besar.
” Untuk arahan lebih ke konsep positif bahwa Akademi Komunikasi Negeri di seluruh Indonesia memiliki potensi besar. Dan harapan beliau AKREL terus berkembang dan maju sesuai kebutuhan industri dan masyarakat tanpa menunggu perubahan status menjadi Politeknik Negeri ,” tambahnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Direktur, Prof. Fauzan memberikan tantangan konkret kepada AKREL, yakni mencapai jumlah minimal 200 mahasiswa aktif. Jika target tersebut terpenuhi, Wamen berjanji akan kembali mengunjungi kembali AKREL dan merealisasikan sejumlah usulan penguatan kampus yang disampaikan oleh manajemen kampus salahsatunya permintaan sarana dan prasarana kampus.
“Kami siap mewujudkan target tersebut. Insya Allah bisa tercapai, dan kami sangat optimis, karena target yang diberikan merupakan salah satu target AKREL di tahun 2026 mendatang,” tegas Direktur.
Kunjungan Wamen ini menjadi angin segar bagi AKREL untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Rejang Lebong. Dengan tantangan dan dukungan dari pemerintah pusat, AKREL optimis dapat tumbuh menjadi kampus unggul yang berkontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia daerah khususnya di Provinsi Bengkulu.
