TECHNICAL MEETING KEGIATAN E-SPORT MOBILE LEGENDS AKADEMI KOMUNITAS NEGERI REJANG LEBONG

AKREL (19/08/2022), Jelang pertandingan e-sport mobile legends, panitia mengadakan technical meeting (TM) di Kampus Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong di Simpang Nangka. Puluhan perwakilan peserta lomba e-sport yang berasal dari kategori umum dan SMA sederajat melalui perwakilannya memperhatikan secara seksama peraturan dan rencana pelaksanaan yang dibacakan oleh penyelenggara. “Kriteria penilaian dalam lomba e-sport Mobile legends ini MVP, kill terbanyak, dan savage” ujar Habib selaku Ketua BEM AKREL saat memberikan penjelasan penilaian dalam lomba ini.

“Setiap pemain wajib memiliki HP dan jaringan sendiri; Pemain satu team tidak boleh lebih dari 6 pemain (sudah termasuk leader dan cadangan); Wajib hadir tepat waktu, keterlambatan 10 menit lebih dari itu di diskualifikasi; Satu team yang telah didaftarkan tidak boleh diubah; System dari babak penyisihan sampai perempat final menggunakan system permainan satu match dan final tiga match; Semua team diundi secara acak untuk menentukan posisi bracket; Selama pertandingan berlangsung hanya diizinkan 1 kali pause per tim,,baik kendala difaise atau koneksi internet eror; Bila game mengalami disconnect atau permasalahan koneksi itu tanggung jawab peserta; Bebas menggunakan skin apapun; Apabila diketahui peserta menggunakan cheat akan di diskualifikasi; Tidak diperbolehkan chat room; Tidak diperbolehkan menggunakan hero baru; Tidak diperbolehkan menggunakan tittle. Itu merupakan peraturan yang harus ditaati. Jika salah satu peserta ada yang tidak mengikutinya tim tersebut aja kita diskualifikasi” tambah Habib.

Pada kegiatan ini AKREL menyediakan doorprize untuk para peserta dengan cara memposting foto di sekitar kampus akrel dan di upload di Instagram dengan memention akun Instagram AKREL dan BEM. “Kampus menyediakan doorprize untuk para peserta yang mengikuti lomba e-sport ini, dengan mengupload acara kegiatan ini ke Instagram masing-masing dan memention akun AKREL dan BEM ” ujar Andre.  

Selanjutnya, Ia menjelaskan mengenai peraturan-peraturan penting selama berjalannya lomba yaitu peserta diharapkan login 15 menit sebelum berlangsungnya pertandingan, peserta dilarang untuk memasuki room manapun selain room yang telah dibuat oleh panitia. “Jika tim terlambat masuk ke dalam room (maksimal 10 menit) yang telah dibuat oleh panitia maka tim tersebut di anggap WO (Walk Out) dan tim lawan dinyatakan menang (dibuktikan dengan screenshoot pada saat dracf pick mode)” jelas Andre.

Selain itu, peserta hanya diperkenankan memakai satu akun selama turnamen  berlangsung. Konsekuensi menggunakan akun yang berbeda-beda merupakan pelanggaran dan akan kena diskualifikasi tim.  “Tidak ada larangan untuk level akun, hero, skin dan emblem yang digunakan tanpa pengecualian, emoticon all & radio all diperbolehkan, chat all tidak diperbolehkan, lag atau gangguan koneksi menjadi tanggung jawab pemain” pungkas Andre. “Jika player kedapatan melakukan hal ilegal (cheat), konsekuensinya adalah diskualifikasi tim dan akan masuk ke dalam tim yang di-blacklist  dari turnamen” tegasnya. Ia menyampaikan, seluruh pertandingan wajib dimulai sesuai dengan peraturan yang ditentukan. Panitia bisa mengambil keputusan sesuai kondisi dan keputusan panitia mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.

Diakhir TM, Rio Naldo salah satu anggota dari tim NRS Kaizen perwakilan dari SMK Nurul Islam menurutnya, kegiatan TM ini sangat bermanfaat untuk mengetahui aturan lomba yang akan diterapkan. “Dengan TM ini juga menambah ilmu dalam permainan dan menguji kekompakan tim serta menjalin silaturahim antarpeserta lomba yang lain,” ujarnya

Penulis : Paru Rozi

Leave Comment

Your email address will not be published.