AKREL LAKUKAN PELATIHAN & PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME BERSAMA DESA MOJOREJO 

AKREL (01/07/2022), Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong (AKREL) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Mojorejo. Kegiatan tersebut merupakan wujud jalannya Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Mojorejo merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan guna memberikan IPTEK kepada masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang ada di Desa Mojorejo. Sebelumnya, tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat dari AKREL telah melakukan survei terhadap permasalahan yang ada di lingkungan Desa Mojorejo. Survei awal tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mojorejo mengalami kendala dalam melakukan pengolahan limbah organik di Desa Mojorejo. 

Terkait hal ini, AKREL berupaya memberikan solusi dalam permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Mojorejo. Eco Enzyme meruapakan alternatif pilihan yang diberikan oleh AKREL dalam mengolah limbah organik. Melalui kegiatan tersebut, tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari AKREL langsung mendatangkan narasumber dari komunitas eco enzyme Bengkulu yaitu Eko Sumartono, S.P., M.Sc yang juga merupakan salah satu dosen di Universitas Dehasen Bengkulu. 

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan dihadiri langsung oleh Direktur AKREL, Kepala Desa Mojorejo, Kepala BBP Air Duku, dan undangan lainnya. Kegiatan juga langsung dibuka oleh Direktur AKREL yaitu Ir. Joko, S.S. Hartono, M.TA. Seperti yang disampaikan oleh Direktur AKREL bahwa kegiatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap Desa Mojorejo dalam mengatasi limbah organik. “Kami dari Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong berharap kegiatan ini  akan memberikan manfaat di Desa Mojorejo ini, selain itu kegiatan juga tidak akan berhenti sampai disini namun akan terus dilanjutkan oleh masyarakat kedepannya” tutup Ir. Joko S.S., M.TA saat memberikan kata sambutan dan membuka kegiatan. Selaras dengan yang disampaikan oleh Direktur Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong, ketua pelaksana juga menyampaikan harapan yang sama terkait keberlanjutan kegiatan “Saya selaku ketua pelaksana kegiatan sangat berharap IPTEK yang nantinya diberikan ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat desa” tutur Kiky Nurfitri Sari, S.P., M.Si selaku ketua pelaksana pada kegiatan tersebut.  

Setelah acara dibuka, kegiatan langusng dilanjutkan dengan pemberian materi secara langsung oleh Eko Sumartono, S.P., M.Sc. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengenalkan apa itu Eco Enzyme, bagaimana cara pembuatannya, serta apa saja manfaatnya. Pada kesempatan tersebut, terlihat sangat jelas antusias masyarakat dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan yang langsung disampaikan oleh narasumber. Hal tersebut terlihat dari beberapa komentar yang disampaikan oleh masyarakat “Kami sangat senang karena dapat ilmu baru yaitu memanfaatkan limbah organik yang ada disekitar kami. Berharapnya dengan ilmu hari ini kami bisa berlanjut untuk mencoba membuatnya sendiri untuk kebutuhan kami” tutur salah satu masyarakat yang hadir sebagai peserta kegiatan yaitu Halimah. Selain pemberian materi dari narasumber, dalam kegiatan tersebut masyarakat juga difasilitasi untuk mempraktekan secara langsung secara bersama-sama untuk membuat eco enzyme yang berasal dari limbah kulit nanas dan kulit jeruk. 

Selanjutnya kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada narasumber, KWT Desa Mojorejo, serta lainnya yang dilanjutkan dengan foto bersama. Harapan besar dari pelaksanaan kegiatan ini bahwa masyarakat akan mulai memanfaatkan limbah organik menjadi eco enzyme

Penulis : Eka Puspita

Leave Comment

Your email address will not be published.