MONITORING MAHASISWA PKL PRODI BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA DI BPTP PROVINSI BENGKULU

AKREL, Senin (19/04/2021). Direktur AKREL Ir. Abdul Azis, M.P., Koordinator Prodi Budidaya Tanaman Hortikultura (BTH) Kiky Nurfitrisari, S.P., M.Si. beserta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan melakukan monitoring Praktek Kerja Lapang (PKL) mahasiswa Prodi BTH di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau kesesuaian kondisi dan lokasi tempat PKL mahasiswa serta melakukan penarikan mahasiswa dimana waktu pelaksanaan PKL akan segera berakhir pada tanggal 27 April 2021. Rombongan AKREL disambut oleh Kasie KSPP BPTP Bengkulu, Dr. Shannora Yuliasari, ST.P., M.P. serta pembimbing lapang mahasiswa yaitu Kusmea Dinata, S.P., M.P., Eko Kristanto, S.Pt. dan Irma Calista, S.T., M.Agr.Sc.

Dalam monitoring ini Direktur AKREL menyampaikan surat penarikan mahasiswa dan juga mengucapkan terima kasih kepada BPTP Bengkulu karena telah membimbing mahasiswa dengan baik dan lancar selama PKL tersebut. “Dalam rangka monitoring ini untuk melihat progress kegiatan mahasiswa dan kami mohon pamit untuk mahasiswa pada tanggal 27 April nanti. Kemudian juga kami selaku pimpinan AKREL berterimakasih banyak dan mungkin ada perilaku mahasiswa yang tidak berkenan atau di luar kendali, kami mohon maaf.” Ujarnya.

Kasie KSPP BPTP Bengkulu menjelaskan bahwa mahasiswa saat ini sedang dalam proses penyelesaian laporan. Setelah laporan selesai dan dikoreksi oleh pembimbing lapang masing-masing, mahasiswa akan diminta untuk mempresentasikan laporan yang telah mereka buat. Jika dalam laporan tersebut masih ada masukan dan saran, maka dilakukan perbaikan lagi baru kemudian nilai akan dikeluarkan. ”Mestinya presentasi diminggu ini ya karena Selasa depan (27 April 2021-red) sudah selesai. Sehingga masih ada waktu untuk memperbaiki laporan.” Ucapnya. Beliau juga menghimbau mahasiswa agar selama proses penyelesaian laporan, mahasiswa tetap masuk dan berada di kantor BPTP. “Kami juga mohon maaf, jika dari manajemen dan juga teman-teman peneliti sebagai pendamping lapang mahasiswa ada kekurangan, karena kami saat mendampingi mahasiswa diberikan sebagai tugas tambahan jadi tidak bisa setiap hari bertemu mahasiswa.” Tambahnya.

Penulis : Septya Eka Prasetia Rani

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *